Aku terbang-un.
1 tahun yang lalu.
Aku terbangun. melakukan aktifitas seperti biasanya, menghabiskan waktu yang sangat tidak berharga ke suatu tempat untuk mengeluarkan semua keluh kesah hidup. Mungkin terlalu monoton dan tidak berguna buat seseorang yang tidak punya rasa sabar tinggi seperti-ku
5 bulan berlalu, Aku terbangun lagi. kali ini dengan pikiran yang sangat sangat menggangu otak. bagaimana bisa aku rindu dengan seseorang yang sekarang aku benci. “Sial!!..” Pikiran ini menurutku benar-benar busuk bila memikirkan dia lagi. terlalu sakit saat semuanya lewat dengan santai nya menari nari di pikiran-ku, satu-satu nya orang yang membuatku malas berurusan lagi dengan cinta. untuk sementara menurutku cinta itu tidak memperlihatkan sisi baiknya, yang aku lihat hanyalah sisi sebaliknya.
Hari ini. Lagi-lagi seperti biasa nya aku terbangun. tapi kali ini entah kenapa aku terbangun dengan perasaan yang ceria. Seperti sedang berada di sebuah lapangan rumput yang luas, disana aku bebas berlari kesana kemari seperti anak kecil dengan teriakan bangga seperti pemain sepakbola yang baru saja berhasil memasukan bola ke gawang lawan nya. “I feel like that..” *bruek* Dan kali ini tidak ada sesuatu yang busuk seperti yang lalu lalang terlintas tiba-tiba di pikiran-ku. Mungkin saat ini aku bisa bahagia sementara waktu, atau mungkin selamanya. Aku harap bisa bahagia dengan... bangun tidurku yang selanjutnya.
5 bulan berlalu, Aku terbangun lagi. kali ini dengan pikiran yang sangat sangat menggangu otak. bagaimana bisa aku rindu dengan seseorang yang sekarang aku benci. “Sial!!..” Pikiran ini menurutku benar-benar busuk bila memikirkan dia lagi. terlalu sakit saat semuanya lewat dengan santai nya menari nari di pikiran-ku, satu-satu nya orang yang membuatku malas berurusan lagi dengan cinta. untuk sementara menurutku cinta itu tidak memperlihatkan sisi baiknya, yang aku lihat hanyalah sisi sebaliknya.
Hari ini. Lagi-lagi seperti biasa nya aku terbangun. tapi kali ini entah kenapa aku terbangun dengan perasaan yang ceria. Seperti sedang berada di sebuah lapangan rumput yang luas, disana aku bebas berlari kesana kemari seperti anak kecil dengan teriakan bangga seperti pemain sepakbola yang baru saja berhasil memasukan bola ke gawang lawan nya. “I feel like that..” *bruek* Dan kali ini tidak ada sesuatu yang busuk seperti yang lalu lalang terlintas tiba-tiba di pikiran-ku. Mungkin saat ini aku bisa bahagia sementara waktu, atau mungkin selamanya. Aku harap bisa bahagia dengan... bangun tidurku yang selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar