Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Arus yang gue lewatin

Hidup emang ga segampang yang gue bayangin, kadang hidup gue ga selalu ngalir gitu aja kaya sungai yang tenang.. Ada aja yang bikin aliran itu berenti di tengah jalan, aliran yang harusnya lurus jadi belok ke arah beda karna di hadang batu yang besar.. dan buat gue lupa, kalo gue punya mimpi mimpi yang seharusnya di wujudin supaya jadi nyata. Lupa grgr kehilangan arah aliran menuju ke aliran yang terang, malah sebaliknya gue jalan ke arah aliran yang gelap.. ** Sekarang gue begitu kecil dan lambat di banding mereka yang mengalir lurus, tenang, dan gada halangan buat mereka menuju ke arah yang terang. gue begitu kecil, sampe sampe aliran gue berenti dan ilang gitu aja.. Apa bisa gue ngelawan arus aliran dan balik arah ke aliran yang tenang, aliran yang pertama gue laluin? apa gue masih punya harapan buat ngelewatin batu besar yang ngehadang gue menuju ke aliran yang terang? entahlah.. ** Sekarang gue cuma bisa berharap, yaa berharap ada suatu keajaiban yang ngasih kekuatan buat...

Bocah yang rela menunggu

Seorang bocah laki laki hitam dan kumal, rela menunggu di depan pintu bertahun tahun, rela berkorban terkena dinginnya hujan dan panasnya terik matahari, rela menghabiskan hampir sebagian hidupnya hanya untuk mengetuk pintu yang di harapkannya terbuka lebar untuknya, rela segalanya untuk di persilahkan masuk ke dalam.. Dan BOOM!! Entah anak itu bodoh atau setia menunggu, dia rela menunggu dan menghabiskan waktunya hanya untuk menunggu hal yang mustahil baginya. Anak lelaki itu, si kulit gelap dengan muka memelas hampir menyerah menunggu. sebenarnya dia tidak tahu kalau pemilik rumah itu sudah pergi sejak lama, melewati pintu belakang dan meninggalkan rumah itu untuk menghindar dari bocah lelaki yang menunggunya, malangnya nasib anak kecil kumal itu.. ** Sampai sekarang, bocah kumal yang bodoh itu masih tetap setia menunggu didepan pintu dan berharap si pemilik rumah membukakan pintunya.. Semoga, si pemilik rumah bisa merasakan bagaimana rasanya rela menunggu hal yang mustahil bis...

Rindu

Kelak, kita pasti akan merindukan semua kejadian yang kita buat dulu. Entah itu kejadian dimana kita bahagia atau sedih. Dari hal - hal kecil yang kita rasa gak penting sama sekali, bahkan hal penting yang teringat jelas sampai sekarang.. Kita sekumpulan orang yang punya mimpi besar, punya khayalan setinggi langit, dan punya sejuta cerita di saat kita bersama.. **    Gue rindu saat saat di mana yang namanya jujur masih tetep nomor 1, dan gak ada kata gengsi. gue rindu yang dulu masih kita, bukan kalian.

Ter-untuk sang Bulan

Dear bulan, malam ini sang bulan terlihat percaya diri dengan pancaran sinarnya yang terang. Nampaknya sekarang kau tidak terlihat malu seperti malam kemarin, mendadak aku tersenyum melihat jelas sosok cahaya yang indah sepertimu. plis yaa bulaaan.. maukan kamu seperti itu selamanya? memancarkan sinar yang terlihat terang dan nyata ke bumi. ** Bulan, kenapa kamu gak seperti matahari? matahari punya sinar yang kuat, matahari juga selalu muncul dengan cahaya nya sesudah awan gelap dan hujan datang tiba - tiba.. Hmm.. tapi menurut aku mending gausah deh bulan, gausah kamu harus seperti matahari. kalo aku pikir - pikir malah kamu itu lebih menarik daripada matahari, kamu itu yang terbaik di banding semuanya.. kamu datang dengan cahaya yang lembut itu untuk menerangi bumi, kamu gak takut walaupun kamu bercahaya di angkasa luar yang gelap, kamu yang terlihat paling terang di bumi diantara bintang - bintang dan planet lainnya. satu lagi yaa bulan.. Kamu (Bulan), matahari, bintang dan ...

Kupu-Kupu

Untuk kupu - kupu cantik yang terbang seakan tiada beban. sebelum kamu jadi kupu kupu yang cantik, menurut aku kamu itu pernah jadi binatang yang ter aneh. bentuk kamu aneh, trus sodara sodara kamu? apalagi itu, bikin merinding.. Tapi sebagian orang pasti ada yang seneng dan gak sedikit juga yang geli sama kamu. aku termasuk yang geli hehehehe.. yaaaa, sebelum kamu ber metamorfosis jadi kupu kupu yang cantik, kamu itu sebenarnya pernah jadi seekor ulat yang menjijikan. seekor ulat yang sedang berjuang menjadi kepompong dan berubah menjadi binatang cantik nan riang gembira yang terbang kemana pun kamu mau.. ** Sama halnya seperti kita manusia. usaha si ulat menjadi kupu kupu butuh proses, butuh pengorbanan untuk mendapatkan yang terbaik. Kupu - kupu cantik, andai aku menjadi kupu kupu.

Salah-kah mimpi?

Lihat perbuatan sang bodoh, coba renungkan semua yang kau lakukan, hanya sebuah kesalahan.. Hitung berapa detik yang kau sia - siakan hanya untuk bermimpi, menit - menit t'lah kau lewatkan hanya untuk mengkhayalkan sesuatu yang mustahil, Tiap jam yang kau gunakan untuk semua omong kosong dan Dunia khayalan bodoh nya.. Tolong sadarkan 'Dia' dari mimpi panjang yang melelahkan. Hapus semua rasa penyesalan yang sudah lama membekas di wajah nya, Dan musnahkan semua khayalan mustahil yang di mimpikan seorang bodoh.. Ingatkan Dia, ingatkan tentang bagaimana hidup ini harus tetap berjalan nyata. Menit yang Dia buang begitu saja..    Emosi yang selalu Dia pacu..   Serta semua perasaan yang Ia rasakan tampak sekali nyata.. Ingatkan semua itu hanya untuk diri nya, bahagia. Dan tolong bangunkan Aku, dari seseorang yang tak akan pernah berhenti bermimpi..

Curahan hati manusia malam

Malam dingin pun ikut berduka, saat dia tahu teman sejatinya sedang bersedih kembali.    Dan Bintang, kemana berkilau nya bintang yang selalu aku lihat kemarin? tak satupun hari ini ku melihat gemerlap bintang di langit malam. Apa mereka (bintang) juga sedang bersedih hati sama sepertiku? Atau mereka sengaja pergi meninggalkanku yang sedang menunggu kehadiran nya malam ini. Entah, nyatanya malam ini diriku hanya ditemani langit tanpa berbintang. Engkau bintang, bulan, pun langit malam akan selalu menjadi teman ku selamanya. Selamanya sampai mata dan jantung ini tak dapat lagi berfungsi.

Who am i?

Hari demi hari terus berlalu bersama ingatan janji yang belum tersampaikan. melewatkan nya seperti dosa besar yang selalu menghantui pikiran. menjadi beban kepala sehingga muncul satu persatu akibat dari sebuah janji yang tak tersampaikan. Sudah lebih dari 5 tahun hidup seperti ini.. tak ada tekanan yang membuatku ingin melangkah maju. tak ada satu pun anugerah yang datang kepadaku sebagai pacuan semangat hidup. Bagaimana bisa badan kurusku bangun dari kursi malas ini? jika tidak ada tujuan yang ingin aku lakukan. Misal keluar rumah tak punya arah tujuan jelas, jalan menelusuri tempat yang baru. ini bukan seperti orang yang aku kenal sekarang. Bukan orang seperti aku. Sekarang aku berbeda.. Bahkan dengan diriku yang sekarang pun seperti bukan diriku yang sebenarnya. Aku tak kenal arwah siapa yang saat ini sedang mengendalikan pikiran dan raga ini. Kemana aku yang dulu? Mungkin mati perlahan lahan sampai aku tak sadar, bahwa yang ada di dalam diriku sekarang adalah sesuat...

Rest in peace "Sapi"

Beberapa hari ini gue bener bener terpukul banget grgr tau kalo kucing kesayangan keluarga gue mati dengan cara yang paling brengsek. kucing yang udah guline.polppolse anggep sebagai adik paling kecil mati di tangan tetangga gue yang punya mobil.. ya, lo bisa bayangin kan kucing gue matinya gimana. gue emang gak tau kronologisnya kaya gimana dia bisa sampe mati. yang pasti pas gue tau itu dia, kaki gue udah lemes banget ngeliat dia kesakitan parah dan akhirnya meninggal di pelukan bokap.. Gue nangis sesedih sedihnya orang ditinggal pergi, hampir satu keluarga gue juga ikut nangis grgr ditinggal dia, dan bokap pun yang dulunya gak terlalu suka sama kucing tapi kali ini hampir ikutan nangis ngeliat kucing gue yang paling dia sayang sakaratul maut di pelukan bokap.. Ini tuh sakitnya lebih dari sekedar ngegalauin orang yang selalu ngegantungin perasaan gue, sakitnya berasa banget sampe gak sadar kalo gue yang punya muka datar plus kaku ini bisa nangis grgr mahluk yang bukan manusia perg...