Ter-untuk sang Bulan

Dear bulan, malam ini sang bulan terlihat percaya diri dengan pancaran sinarnya yang terang.
Nampaknya sekarang kau tidak terlihat malu seperti malam kemarin, mendadak aku tersenyum melihat jelas sosok cahaya yang indah sepertimu. plis yaa bulaaan.. maukan kamu seperti itu selamanya? memancarkan sinar yang terlihat terang dan nyata ke bumi.

**

Bulan, kenapa kamu gak seperti matahari? matahari punya sinar yang kuat, matahari juga selalu muncul dengan cahaya nya sesudah awan gelap dan hujan datang tiba - tiba..

Hmm.. tapi menurut aku mending gausah deh bulan, gausah kamu harus seperti matahari. kalo aku pikir - pikir malah kamu itu lebih menarik daripada matahari, kamu itu yang terbaik di banding semuanya..
kamu datang dengan cahaya yang lembut itu untuk menerangi bumi, kamu gak takut walaupun kamu bercahaya di angkasa luar yang gelap, kamu yang terlihat paling terang di bumi diantara bintang - bintang dan planet lainnya.

satu lagi yaa bulan..
Kamu (Bulan), matahari, bintang dan seluruh yang ada di angkasa luar sana, adalah karya atau ciptaan tuhan yang paling berharga.
karena di setiap malam, kamu dan bintang tidak pernah lelah menemani jutaan manusia yang sedang bahagia dan sedih untuk bercerita kepada mu..

Komentar